About this blog

Perfect

HARAPAN (PUISI)



Bayangan semu dirimu
Teringat jelas dalam bola ini
Menyisakan sebuah harapan
Menyisakan sebuah kesedihan

Mengapa aku sedih?
Aku terus bertanya kepada diriku sendiri
Sebuah senyum melelehkan kalbu ini
Sebuah sapaan menghangatkan jiwa ini

Harapan itu semakin menusuk hati ini
Harapan itu membunuh jiwa ini
Harapan itu semakin mendekat
Harapan itu mengurungku
Harapan itu membunuhku
Harapan itu DIA

Dimanakah dia,
Hanya sebuah kebetulan
Yang dapat aku harapkan
Dan DIA yang aku inginkan
Dan DIA yang aku butuhkan

0 komentar:

Posting Komentar